Rumah Sasongko

Merawat Seduluran
Ruang Karya Bersama dalam semangat kolaborasi kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan.
Rumah inkubasi startup di Gombel Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah.

About Rumah Sasongko Gombel Semarang

.......

Latest Article

Jumat, 23 November 2018

Forum NandurBecik #11: IP IS THE NEXT BIG THING


Semenjak tahun 2015, fenomena komik digital di Indonesia atau yang lebih dikenal dengan istilah Webtoon sedang mencapai titik bergairahnya hingga saat ini. Dibalik itu semua, tahukah kamu ada sesuatu yang besar yang sangat berharga melebihi webtoon itu sendiri?
Borton Liew Founder dan CEO Ciayo hadir di Semarang!

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk memperdalam ilmu Intellectual Property.

Acara ini diselenggarakan pada:
Jumat, 30 November 2018
Pukul 15.00 - 18.00 WIB
Rumah Sasongko (bit.ly/RumahSasongko)
Jl. Gotong Royong 147
Gombel Lama, Semarang

Acara FREE. Tempat terbatas.

Registrasi :
bit.ly/ipdirumsas
bit.ly/ipdirumsas
bit.ly/ipdirumsas

Senin, 19 November 2018

Forum Nandur Becik #10 : Developing Digital Asset in Blockchain


#NANDURBECIK yang diselenggarakan Rumah Sasongko hadir kembali dan kali ini berkolaborasi dengan Lyfe, Tokenomy, dan Smartup yang mengangkat tema "Developing Digital Asset in Blockchain".

Digital asset seperti bitcoin bergerak di atas blockchain, namun bagaimana sebenarnya mengembangkan digital asset dan bagaimana implementasinya di kehidupan sehari-hari?

Acara ini dilaksanakan pada :

Senin, 26 November  2018,
pukul 15.00 WIB. Tempat Rumah Sasongko, Jl. Gotong Royong 147, Gombel Lama, Semarang
(Peta Lokasi search google maps : RumahSasongko atau klik s.id/rumahsasongko).

ACARA FREE. Tempat terbatas.

Segera registrasi klik :

http://bit.ly/DaftarBlockchainSemarang
http://bit.ly/DaftarBlockchainSemarang
http://bit.ly/DaftarBlockchainSemarang

#NandurBecik #RumSas #Lyfe #Tokenomy #RumahSasongko
Blockchain Corner Enterpreneurship Forum Nandur Becik Semarang Startup

Senin, 15 Oktober 2018

Forum Nandur Becik #9 : Prospek Aset Digital di Masa Depan

Setelah sukses dengan Forum Nandir becik #6 tanggal 11 Juni lalu yang mengusung tema tentang Blockchain Discussion, hari Jumat 12 Oktober Forum Nandir becik #9 kembali digelar. Melihat antusiasme yang tinggi dari audiens yang datang saat sesi 6 lalu, tema yang dipilih kali ini tak jauh beda yaitu tentang Prospek Aset Digital di Masa Depan. Tercatat 70 peserta sudah melakukan registrasi sebagai tanda kehadiran pada event #nandur becik kali ini, tapi faktanya saat acara berlangsung lebih lebih dari 100 peserta dari latar belakang serta komunitas yang berbeda hadir dengan tujuan sama yaitu sinau bareng dan berjejaring.

 


Dalam Forum Nandur becik #9 kali ini Rumah Sasongko berkolaborasi dengan Indodax menghadirkan narasumber seorang Konsultan Indodax yaitu Mas Anggito Pengestu dan Kak Parama Prenjana seorang blockchain enthusiast dan owner dari Output Studio. Bertugas sebagai host adalah Muhammy Akbar atau yang akrab disapa Kak Akbar.


Sebelum masuk pada sesi sharing, sudah menjadi tradisi jika dalam acara #nandur becik host akan menunjuk audiens yang hadir untuk maju ke depan dan melakukan perkenalan. Sesi inilah kesempatan bagi komunitas untuk melakukan branding supaya komunitas atau usahanya bisa lebih dikenal. Seperti kali ini Kak Akbar menunjuk salah salah satu audiens dari Lingkaran.co yang merupakan sebuah platform digital development program.

Masuk sesi sharing, Kak Parama memaparkan tentang blockchain mulai dari sejarah, hingga apa saja yang melatarbelakangi munculnya blockchain ini. Blockchain sendiri merupakan sebuah jembatan menuju dunia baru internet, di mana kita bisa memiliki sebuah data yang terdesentralisasi. Selain itu Kak Parama juga menjelaskan secara singkat tentang digital aset.


Setelah tahu gambaran umum tentang blockchain serta digital aset lewat pemaparan Kak Parama, kini giliran Mas Anggito Pangestu dari Indodax yang mengurai materi tentang teknis pengelolaan digital aset itu sendiri. Mas Anggito menyebutkan beberapa teknis pengelolaan digital aset itu sendiri mulai dengan diperdagangkan, mining bitcoin, atau disimpan dalam jangka waktu yang lama. Menanggapi apa yang disampaikan narasumber, diakhir pemaparan materi ada sesi tanya jawab. Peserta terlihat begitu antusias menanggapi apa yang sudah di sampaikan Kak Parama atupun Mas Anggito.



Dan di penghujung acara sebagai closing Mas iLik sAs menguatkan forum tentang prospek blockchain serta digital aset di masa depan, di mana platform blockchain sudah mulai digunakan oleh beberapa perusahaan terkemuka di dunia.


Pukul 17. 40  seiring berkumandangnya Adzan Maghrib berakhir juga sesi diskusi Forum Nandir becik #9. Acara dilanjutkan diskusi santai, pada sesi inilah ajang untuk berjejaring dan membangun relasi antar peserta yang datang dari berbagai komunitas.


Sampai jumpa di #nandur becik berikutnya…


Semarang, 13 Oktober 2018
Redaksi RumahUsaha.Net


Blockchain Corner Enterpreneurship Forum Nandur Becik Startup Wirausaha

Selasa, 09 Oktober 2018

Forum Nandur Becik #Prospek Aset Digital di Masa Depan


Forum Nandur Becik kembali hadir sebagai ajang sinau bareng sekaligus membangun jejaring. Tema yang akan diangkat tentang :

"PROSPEK ASET DIGITAL DI MASA DEPAN"

Aset digital memiliki tujuan yang lebih besar ketimbang sebagai mata uang virtual. Dengan teknologi Blockchain yang mendasari, bagaimana prospeknya di masa depan?


Acara ini akan diadakan pada Jumat, 12 Oktober 2018. Waktu pukul 15.00 s.d 17.30 WIB di Rumah Sasongko, Jl. Gotong Royong 147 Gombel Lama, Semarang. Sila google maps : RumahSasongko.
.
Tak cuma sharing dengan narasumber. Kita juga bakal ketemu sedulur2 baru. Mari saling berbagi cerita, saling support. Event ini gratis dan terbuka untuk siapa saja...
.
Segera registrasi via link berikut .


bit.ly/nandurbecik8
bit.ly/nandurbecik8
bit.ly/nandurbecik8
bit.ly/nandurbecik8
bit.ly/nandurbecik8


Sampai jumpa di #RumSas
Blockchain Corner Enterpreneurship Forum Nandur Becik Gombel Semarang Startup

Selasa, 14 Agustus 2018

Forum Nandur Becik #7 Merdeka Ala Kita

Forum Nandur Becik #7 Merdeka Ala Kita



Banyak ragam untuk merayakan Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Berkarya adalah upaya kesyukuran yang musti terus dilakukan. .
.
Mari merawat seduluran di rangkaian karya acara “Festival Musik Rumah” yang diinisiasi oleh @adoy.tala dan @singingbonita yang mengajak musisi Indonesia berkonser di rumah dan berbagi kebahagiaan melalui musik. Acara Semarang digelar di #RumahSasongko 18 Agustus 2018, Pukul 15.00 Wib. free..
.
Register klik di link di bawah ini :
bit.ly/merdekadirumsas
.
.
#FestivalMusikRumah #RumSas #NandurBecik #SharingKecil #RumahSasongko #ForumNandurBecik
Enterpreneurship Forum Nandur Becik Gombel Semarang Startup Wirausaha

Minggu, 29 April 2018

Blockchain Corner: E-Commerce dan Blockchain

cloudways.com

Semenjak bermunculan situs belanja online seperti BukaLapak, Toko Pedia, Alibaba secara perlahan telah mengubah kebiasaan kita dalam berbelanja. Banyak dari kita kini memilih berbelanja online melalui telepon genggam daripada harus capek menuju pusat perbelanjaan. Selain berbelanja dengan cara yang mudah, harga yang lebih murah serta berbagai macam produk yang tersedia juga menjadi salah satu keunggulannya. Mau cari barang apa saja ada dan tentunya kita sebagai konsumen dapat memilih harga sesuai dengan kemampuan.

Tentunya semakin berkembangnya teknologi, para pelaku eCommerce juga pula membuka diri agar tetap bisa terus berinovasi. Seperti pada perkembangan teknologi blockchain.
Penggunaan teknologi blockchain pada platform eCommerce tak hanya sebatas pada penggunaan bitcoin atau ethereum dalam metode pembayarannya, namun bisa lebih dari sekedar itu. Yang jelas, saat eCommerce muai memanfaatkan teknologi blockchain, maka biaya akan semakin murah karena sudah tidak ada lagi pihak ketiga.

Selama ini, eCommerce masih menggunakan pihak ketiga seperti Bank atau PayPal yang tentunya dalam setiap transaksi ada tambahan biaya yang harus dibayarkan. Dengan menggunakan teknologi Blockchain maka hal tersebut dapat dihindari. Tak perlu lagi ada pihak ketiga, sebab antara penjual dan pembeli sudah memiliki dompet digital masing-masing.

Disisi lain, ada hal-hal yang mungkin akan membuat para pelaku eCommerce tidak mau menggunakan teknologi blockchain, yaitu karena faktor transparansi. Seperti pembahasan sebelumnya, bahwa salah satu keunggulan teknologi blockchain yang kurang disukai beberapa pihak ialah soal transparansinya. Ya, blockchain sangat menjamin adanya visibilitas data. Bagi para pelaku eCommerce tentu hal ini sangat dihindari, sebab data-data yang didapatkan bisa digunakan oleh kompetitor.

Sebenarnya, teknologi blockchain yang sarat dengan transparansi akan membantu semua pihak untuk menuju pada keadilan bersama, tak terkecuali para pelaku eCommerce. Bila teknologi blockchain diaplikasikan secara benar dan tepat justru dapat membantu memajukan eCommerce dalam bidang pemasaran dan pengembangan. Misalnya seperti adanya program cashback dengan menggunakan mata uang digital yang dapat dibelanjakan di tempat lain. Tentunya pelanggan akan semakin loyal dan mengajak orang lain untuk ikut bergabung pada program cash back yang dijalankan.
Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin banyak para pelaku eCommerce terbuka terhadap kehadiran teknologi masa depan ini pastinya akan bermunculan berbagai program di platform eCommerce. Dan yang pasti untuk tujuan keuntungan bersama.



Blockchain Corner Enterpreneurship Semarang Wirausaha

 

We are featured contributor on entrepreneurship for many trusted business start up:

Copyright © Rumah Sasongko Gombel Semarang™ is a registered trademark.
Designed by Templateism. Hosted on Blogger Templates.